Pages

Selasa, 09 Oktober 2012

Cara Meraih Cita-Cita


Dream, ga sedikit orang yang bingung ketika ditanya apa impiannya atau cita-citanya. Dalam benak mereka mungkin tersirat kalimat “saya ga mau nyebutin cita-cita saya, soalnya takut ga kecapaian”. Dalam fikiran kita selama ini impian adalah sesuatu yang kita inginkan, yang akan diwujudkan dimasa depan, setelah melalui beberapa pendidikan dan segala macam persiapan untuk menuju impian tersebut.

Disini saya ingin mengungkapkan pendapat saya tentang cita-cita.
Cita-cita atau impian menurut saya adalah segala sesuatu yang kita inginkan. Cita-cita ga mesti diwujudkan “nanti”, maksudnya dengan melalui pendidikan yang bejibun dulu, nunggu sampai waktunya tiba dulu, atau apapun yang harus dipersiapkan untuk mencapainya. Memang pendidikan termasuk ke dalam peringkat yang sangat penting untuk mencapai cita-cita, tapi kalau pendidikannya udah buanyak banget sampai ke tingkat yang tertinggi dan kita ga mengaplikasikan pendidikan yang udah kita tekuni beberapa tahun lamanya, sampai nyita banyak umur kita juga, ya sama aja kan?? Di samping itu buat apa kita nunggu sampai waktunya tiba, toh cita-cita bisa terwujud kapan aja ko. Misal kita mau jadi pengusaha, kita bisa memulainya dengan usaha kecil-kecilan, yang paling banyak saat ini adalah berjualan makanan, setiap orang pasti bisa kan membuat makanan, nah kita bisa menjualnya dengan mengeluarkan modal semampu kita. Asalkan kita sadar makanannya itu menarik minat apa ga, jangan asal jual aja dan ingin meraih keuntungan yang besar, namun kita ajak beberapa orang untuk mencicipinya, jadikan mereka juri untuk menilai. Jangan takut untuk mendengar komentar mereka, terima saja untuk dijadikan masukan.
Yang terpenting adalah ada kemauan kuat, diantaranya:
1. Buat cita-cita yang bisa diraih, dan yakini diri kalau kamu pasti bisa meraihnya. Sering kita merasa gagal dalam meraih keinginan atau cita-cita yang sudah dibuat. Hal ini dikarenakan kita sendiri yang terlalu kreatif membuat cita-cita yang tidak realistis dengan keadaan diri kita sendiri. Simpan dulu saja keinginan untuk merubah dunia. Fokus pada cita-cita yang berefek pada diri sendiri dan masih dalam area jangkauanmu. Misalnya kamu bertekad untuk berolahraga lebih banyak atau bersikap baik kepada sesama. Setelah itu, percaya pada diri sendiri kalau kamu bisa meraihnya. Keyakinan diri dan komitmen atau keteguhan hati adalah resep keberhasilan. Pokoknya pede aja lagi!
2. Tulis resolusimu secara lengkap dan terperinci.Tekad yang terlalu umum atau tidak jelas bisa buat kamu susah untuk mencapainya. Lebih baik kamu buat cita-cita yang spesifik, macam “Saya akan berolahraga selama 30 menit pada setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu” atau “Saya akan memberikan satu buah pujian yang tulus buat satu orang di rumah setiap harinya.” Tulis tekadmu itu pada secarik kertas dan letakan di suatu tempat supaya dapat terbaca setiap waktu. Misal di cermin kaca, jadi sambil menyisir rambut secara tidak sengaja kamu selalu membacanya. Dengan membacanya setiap waktu berarti kamu akan selalu diingati, yang ujungnya kamu akan selalu termotivasi untuk melaksanakannya setiap hari.

3. Buat jangka waktu dan biasakan untuk selalu disiplin. Supaya bisa mencapai ke tujuan kamu perlu membuat pembagian waktu yang berisi langkah-langkah yang harus dikerjakan. Pada setiap langkahnya buat batas final kapan harus selesai. Misal cita-citamu tadi adalah berolahraga selama 30 menit setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu. Mulailah dengan 15 menit pada minggu pertama, kemudian bertambah menjadi 20 menit, 25 menit sampai kemudian 30 menit pada minggu keempat. Atau mulai dari sekali seminggu, kemudian dua kali hingga akhirnya bisa tiga kali seminggu. Buat tanda pada setiap langkah yang telah dilaksanakan, misal dengan mencoret atau memberi tanda bintang sebagai lambang keberhasilan. Sekali-kali boleh juga memberi diri sendiri hadiah, hitung-hitung sebagai penambah semangat. Karena bisa saja, kamu merasa jenuh atau bosan terus putus tengah jalan, atau gawatnya lagi balik ke kondisi semula. Nah, supaya nggak mengalami hal seperti itu, kamu harus tetap semangat dan jangan mudah menyerah.
Sekarang mungkin kamu sudah punya tekad yang ingin diraih di tahun 2003 ini. Jangan sia-siakan tekad tersebut. Kalau kamu membiasakan diri untuk selalu membuat tekad atau cita-cita lengkap dengan langkah-langkah nyatanya, bisa dipastikan hidup kamu juga akan lebih terarah dan rapih, alias tidak berantakan kemana-mana tanpa tujuan. Kalau misalnya cita-cita yang kamu buat dirasa terlalu berat atau kamu punya impian yang kayaknya susah diraih, jangan putus asa dulu. Anggap saja impian besarmu itu adalah kemenangan pada pertandingan final, dimana untuk mencapainya kamu harus melalui dulu beberapa pertandingan sebelumnya. Keberhasilanmu mengerjakan langkah demi langkah dalam proses meraih cita-cita ibarat kemenangan yang kamu raih pada setiap babak pertandingan. Satu hal yang tidak boleh dilupakan : tetap semangat dan jangan mudah menyerah. Kegigihan akan selalu berbuah manis. Percaya deh!

0 komentar:

Posting Komentar